Wn/id/Viral Video Melissa, Siswi SD yang Punya Keterbatasan Fisik tapi Mahir Menulis dengan Kakinya

< Wn‎ | idWn > id > Viral Video Melissa, Siswi SD yang Punya Keterbatasan Fisik tapi Mahir Menulis dengan Kakinya

9 Desember 2019

Beredar sebuah video yang memperlihatkan siswi sekolah dasar yang memiliki keterbatasan fisik sedang menulis di papan tulis viral di media sosial.

Video itu dibagikan seorang netizen dengan akun Twitter @giewahyudi, pada Kamis (15/11/2018). Dalam keterangan video yang diunggah, diketahui siswi yang duduk di kelas 2, SDN Tukul II, Kecamatan Sumber, Probolinggo, Jawa Timur itu bernama Melissa.

Dalam video itu tampak Melissa yang mengenakan seragam putih merah dan kerudung berwarna putih itu sedang menulis di papan tulis menggunakan kaki kanannya. Saat kakinya menulis di papan tulis dan rok merah yang ia kenakan terangkat, Melissa tidak malu sebagian tubuhnya terlihat.

Di papan tulis, Melissa menuliskan jika dirinya bercita-cita sebagai guru. "Cita-cita ingin jadi guru," tulis Melissa di papan tulis.

Meski memiliki keterbatasan fisik, Melissa terlihat mahir dalam menulis.

Berkat kemampuannya, Melissa akhirnya ditunjuk sebagai duta sekolahnya karena tulisannya rapi. Hingga berita ini ditulis, video Melissa sudah dibagikan ulang (re-tweet) sebanyak 3.038 kali dan disukai sebanyak 3.511 orang.

"Semangat terus ya, Melisa. Meski tidak memiliki sepasang tangan, Melisa bisa menulis dengan kaki kanan, sementara kaki kirinya kokoh menopang tubuhnya. Melisa ditunjuk menjadi duta sekolah karena tulisannya rapi. Semoga cita-citamu menjadi guru akan terwujud suatu saat nanti," tulis akun @giewahyudi.

Selain itu, dalam foto yang diunggah oleh akun @giewahyudi, Melissa diketahui menyukai pelajaran matematika dan membaca buka apa saja.

Melissa bahkan merasa sangat senang sekali saat wakil bupati Probolinggo membawakan bingkisan peralatan belajar.

"Melisa saat ini duduk di kelas 2, SDN Tukul II, Kecamatan Sumber, Probolinggo, Jawa Timur. Melisa seneng belajar matematika dan membaca buku apa saja. Melisa senang sekali saat wakil bupati Probolinggo membawakan bingkisan peralatan belajar," tulis akun @giewahyudi.

SumberEdit

 
Berita yang berasal dari kantor berita, Lembaga Penyiaran, atau surat kabar dari Indonesia ini bukan merupakan pelanggaran hak cipta karena Undang-Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2002 pasal 14 huruf c menyebutkan bahwa : "Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta: Pengambilan berita aktual baik seluruhnya maupun sebagian dari kantor berita, Lembaga Penyiaran, dan surat kabar atau sumber sejenis lain, dengan ketentuan sumbernya harus disebutkan secara lengkap."