Wn/id/Padatnya ribuan pemudik di bandara Samarinda, tiket seluruh destinasi penerbangan habis tak bersisa, lonjakan di pelabuhan di luar dugaan

< Wn‎ | idWn > id > Padatnya ribuan pemudik di bandara Samarinda, tiket seluruh destinasi penerbangan habis tak bersisa, lonjakan di pelabuhan di luar dugaan

Sabtu, 30 April 2022

Beberapa hari menjelang Idul Fitri—hari raya Islam yang telah menjadi tradisi di sebagian Asia Tenggara sebagai puncak travel via udara, sebanyak ribuan warga Samarinda dan wilayah sekitarnya memadati Bandara Internasional Samarinda untuk mudik lebaran tiap harinya. Mayoritas para traveler menuju ke destinasi ibukota Indonesia Jakarta dan juga Surabaya.

Industri aviasi Samarinda pun kembali bangkit signifikan, lalu lintas harian penumpang tahun ini sudah menempuh 70% dari saat sebelum pandemi melanda di tahun 2019, berdasarkan data Otoritas Bandara Samarinda. Menurut otoritas  bandara, dalam sehari saja, sekitar 2,500 hingga 2,700 penumpang diperkirakan melewati security check bandara dan diperkirakan akan memuncak hari ini (30/4).

District manager Lion Air wilayah Kalimantan Timur, Achmad Affandi menyatakan bahwa seluruh tiket Lion Air Group di Bandara Internasional Samarinda (AAP) ludes terjual, termasuk opsi transit sekalipun.

"Kondisi untuk tiket AAP ke Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sudah sold out," ucap Affandi dalam wawancara oleh Kaltim Post.

Kesibukan pelayaran di Samarinda
Gambar: Hendro Jekson Sinambela.

Pada transportasi laut, jumlah penumpang yang hendak mudik di Samarinda membludak jauh di luar prakiraan awal sedangkan kapasitas kapal Pantokrator sudah penuh. Lonjakan tersebut ditekankan Plt Dirjen Perhubungan Laut Indonesia Mugen Sartoto, merupakan yang tertinggi di Indonesia dan menjadi satu-satunya catatan utama operator pelabuhan Indonesia pada mudik tahun ini.

Operator Pelabuhan Samarinda (KSOP Samarinda) pun memutar otak dengan mendatangkan kapal Queen Soya berkapasitas 1,100 penumpang serta kapal Cattleya Express berkapasitas 1,175 penumpang didatangkan langsung dari Kalimantan Utara.

"(Pantokrator) berangkat dengan kapasitas 1,510. Sisa penumpang di dermaga masih banyak. Kita harus cari solusi karena masyarakat kita ini kan ingin pulang. Sudah dua tahun tak bisa pulang bertemu keluarga," tutur Muchlis, kepala KSOP Samarinda.

Per kemarin (29/4) berdasarkan data KSOP, total penumpang yang mudik di Pelabuhan Samarinda telah menembus 6 ribu penumpang.

Sementara transportasi sungai pada Pelabuhan Sungai Kunjang dan Pelabuhan Mahakam Ilir telah mencatat peningkatan hingga mencapai lebih dari 50% menurut data Dishub Samarinda. Dishub Samarinda juga telah mempersiapkan kapal tambahan untuk antisipasi membludaknya penumpang.


SourcesEdit